Posted by : satria Minggu, 05 Mei 2019



1.      Subject
Subject merupakan perilaku dari sebuah aktivitas dalam kalimat aktif, yang dapat berupa seseorang (orang) atau sesuatu (Nama orang, Benda, Tempat, atau I, You, They, We, He, She, It). Setiap kalimat pasti memiliki Subject dan pada umumnya, Subject mendahului Verb (Kata Kerja). Subjek dalam kalimat merupakan siapa (who) atau apa (what) yang dibicarakan.
Subject dapat berupa kata benda tunggal, seperti contohnya:
1.      Traveling is fun
2.      War is terrible thing.
3.      Swiss is in Europe.

Subject juga dapat dibarengi oleh penjelasan (explanation), contohnya:
1.      Milk contains calsium.
2.      Anne reads a book.
3.      Joe and his friends watched a movie about French revolution documentary.
4.      We have lived here for twenty years.

2.      Verb
Verb (kata kerja dalam bahasa Inggris) merupakan kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa atau keadaan. Verb dapat dikelompokkan menjadi:
1.      Transitive dan Intransitive Verb
Transitive verb adalah kata kerja yang diikuti direct object yang menerima aksi dari subject, sementara intransitive verb tidak karena aksi yang dilakukan subject memang tidak melibatkan direct object.

Contoh:
Transitive Verb
Intransitive Verb
Send
Work
Want
Listen
Hit
Come
Bring
Sneeze
Buy
Belief

Contoh kalimat Transitive Verb:
She sent me money.
(Dia mengirimi saya uang)
Contoh kalimat Intransitive Verb:
He often listens to music while doing his homework.
(Dia biasanya mengerjakan tugas sambil mendengarkan musik).
2. Regular dan Irregular Verb
Regular verb adalah kata kerja yang mayoritas bentuk past tense (verb-2) dan past participle (verb-3) didapat dengan menambahkan suffix -ed atau -d pada base form (bentuk dasar kata kerja). Berbeda dengan regular verb, bentuk past tense dan past participle irregular verb lebih bervariasi.
Contoh Regular dan Irregular Verb
irregular verb
regular verb
·         arrive
·         help
·         live
·         put
·         walk
·         speak
·         meet
·         run
·         sing
·         taste
Contoh Kalimat Regular dan Irregular Verb
1
He helped me with math homework.
(Dia membantu saya mengerjakan tugas matematika) regular: help – helped - helped
2
She spoke up what’s on her mind.
(Dia menyuarakan pendapatnya) irregular: speak – spoke – spoken
3. Action dan Stative Verb
Action verb adalah kata kerja untuk menyatakan bahwa subject sedang melakukan suatu aksi atau untuk menyatakan bahwa sesuatu terjadi, sementara stative verb tidak untuk menyatakan aksi melainkan untuk menyatakan kondisi yang tidak berubah atau cenderung tidak berubah.
Contoh Action dan Stative Verb
action verb
stative verb
·         eat
·         listen
·         play
·         study
·         walk
·         have
·         love
·         prefer
·         seem
·         owe
Contoh Kalimat Action dan Stative Verb
1
We studied about Geography until late at night.
(Kami belajar Geografi sampai larut malam) action
2
prefer bus to commuter line.
(Saya lebih senang naik bis dari pada KRL.) stative
4. Finite dan Non-Finite Verb
Finite verb adalah kata kerja yang dipengaruhi tense (present atau past) dan agreement(persesuaian) dengan subject dalam hal person (first/second/third) dan number(singular/plural), sedangkan non-finite verb tidak.
Kelompok kata kerja yang termasuk finite verb yaitu: transitive dan intransitive verbaction dan stative verblinking verb, dan auxiliary verb. Adapun yang termasuk non-finite verb antara lain: present participle (-ing form), past participle (-ed form), infinitive (to + verb), dan bare infinitive.
Contoh Kalimat Action dan Stative Verb
1
You are growing up so fast.
(Kamu berkembang sangat cepat.) finite verb, stative verb
2
You’re growing up so fast. non-finite verb, present participle
5. Linking Verb
Linking verb menghubungkan subject of sentence dengan deskripsinya.
Contoh Linking Verb:
·         feel
·         look
·         smell
·         sound
·         taste
·         become
·         continue
·         grow
·         seem
·         be (am, is, are, was, were, be, been, being)
Contoh Kalimat Linking Verb:
1
She is smart and brave.
(Dia pintar dan pemberani.)
2
You smell awful!
(Kamu bau!)
6. Causative Verb
Causative verb untuk menunjukkan bahwa subject membuat seseorang atau sesuatu melakukan suatu aksi. Letmakehave, dan get merupakan beberapa causative verb yang paling populer.
Contoh Kalimat Causative Verb:
1
Life makes me realize how important family is.
(Kehidupan saya menyadarkan saya betapa pentingnya keluarga.)
2
had my hair trimmed last week.
(Rambut saya dicukur minggu lalu.)
Phrasal Verb
Verb tidak selalu berbentuk simple dengan hanya terdiri dari satu kata, melainkan mungkin berupa frasa yang disebut phrasal verb. Frasa tersebut merupakan hasil kombinasi dengan adverb (kata keterangan) dan/atau preposition (kata depan). Sebagian phrasal verb maknanya dapat ditebak dari tiap kata penyusunnya, sedangkan sebagian yang lain tidak karena bermakna ungkapan.
Contoh Phrasal Verb:
·         call out
·         carry out
·         get in
·         give away
·         make up
·         read over
·         run out
·         take off
·         turn off
·         wake up
Contoh Kalimat Phrasal Verb:
1
He calls out my name out of excitement.
(Dia meneriaki nama saya saking senangnya.)
2
Wake me up at 5 so I won’t be late, please.
(Tolong bangunkan saya jam 5 agar saya tidak terlambat.)
Auxiliary Verb
Auxiliary verb merupakan kata kerja yang muncul sebelum main verb (kata kerja utama). Kata kerja bantu ini dapat dibedakan menjadi
·         primary auxiliary verb (be, do, have)
·         modal auxiliary verb (can, could, may, might, will, would, shall, should, must)
·         phrasal modal (be able to, be going to, ought to, used to, etc)
Primary auxiliary verb berfungsi untuk menguatkan makna kata kerja utama.
Contoh Kalimat Primary Auxiliary Verb:
1
She is gardening now.
(Dia sedang berkebun.)
2
Your payment has been received.
(Pembayaranmu telah diterima.)
Modal auxiliary verb dapat digunakan untuk mengekspresikan antara lain: willingness(kemauan), ability (kemampuan), possibility (kemungkinan), suggestion (saran) atau advice (nasehat).
Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb:
1
I’ll let you know if the package has arrived.
(Saya akan mengabarimu bila paketnya sudah sampai.) willingness
2
We should meet up sometime.
(Kita harus bertemu kapan-kapan.) suggestion
Phrasal modal merupakan modal yang biasanya diawali dengan “be” atau “have” dan/tanpa diakhiri dengan “to”.
Contoh Kalimat Phrasal Modal:
1
I have to see the teacher after class.
(Saya harus menghadap guru setelah selesai kelas.)
2
My mother used to cook my favorite food before she passed away.
(Dulu, ibu suka memasakkan makanan kesukaanku sebelum beliau meninggal)
Gabungan auxiliary dengan main verb disebut verb phrase.
Verb: Voice dan Mood
Voice berguna menyatakan apakah suatu subject melakukan atau menerima aksi. Active voice berarti subject melakukan aksi, sedangkan passive voice berarti subjectmenerima aksi.
Adapun mood di dalam bahasa Inggris berfungsi untuk menunjukkan sikap penulis atau pembicara terhadap apa yang ditulis atau diucapkan. Mood dapat dibedakan menjadi indicative (untuk membuat pernyataan), subjunctive (untuk mengekspresikan unreal situation (conditional, wish, as if / though), requirement, atau suggestion), dan imperative (untuk memberikan perintah, peringatan, nasehat, instruksi, maupun permintaan).
Contoh Kalimat Voice dan Mood:
1
have cleaned my room.
(Saya telah membersihkan kamar saya.) active voice
2
The song was written by Frank Ocean.
(Lagu itu ditulis oleh Frank Ocean.) passive voice
3
The weather is cold.
(Cuacanya dingin.) indicative mood
4
I wish the teacher were nice to me.
(Saya berharap guru itu baik pada saya.) subjunctive mood
5
Don’t give up.
(Jangan menyerah.) imperative mood
Verbal
Verbal adalah kata yang terbentuk dari kata kerja namun berfungsi sebagai part of speech lain. Kata tersebut meliputi
·         gerund (-ing) yang berfungsi sebagai noun (kata benda);
·         infinitive (to + verb) yang berfungsi sebagai nounadjective (kata sifat), dan adverb(kata keterangan); dan
·         participle (-ed dan -ing) yang berfungsi sebagai adjective.
Contoh Kalimat Verbal:
1
She likes cooking.
(Dia suka masak.) gerund yang berfungsi sebagai noun (direct object)
2
To travel this week is a bad idea.
(Bepergian minggu ini adalah ide yang buruk.) infinitive phrase yang berfungsi sebagai noun (subject)
3
Have you ever had a broken heart?
(Pernahkah kamu patah hati?) participle berfungsi sebagai adjective yang menerangkan heart

References:
2.      Phrasal Verbs. http://esl.fis.edu/grammar/easy/phrase.htm.
4.      Active / Passive Voice. http://www.towson.edu/ows/activepass.htm.
5.      Verbs and Verbals. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/verbs.htm.

3.      Complement
Complement adalah kata atau kelompok kata yang melengkapi makna dari subject, verb, atau object. Dengan demikian, ada 3 macam complement yaitu:
A.    Subject Complement
Subject complement adalah nounpronounadjective, atau konstruksi lain (berperan sebagai noun atau adjective) yang mengikuti verbs of being atau linking verb serta berfungsi menerangkan atau merujuk subjek kalimat. Linking verbdapat berupa verb of sensation (feel, look, smell, sound, taste) dan verb of being (act, appear, be, become, continue, grow, prove, remain, seem, turn). Subject complement dapat dibedakan menjadi predicative adjective (subjek dihubungkan dengan adjective), dan predicate nominative (subjek dihubungkan dengan noun atau pronoun).

Contoh Kalimat Subject Complement

Keterangan:

·         linking verb = italic
·         subject complement = bold
No
Contoh Kalimat Subject Complement
1
Whitney Houston was a great singer.
(
Whitney Houston adalah penyanyi yang hebat.)

Keterangan:

Singer (predicate noun) menerangkan subjek “Whitney Houston”.
2
That puppy is very fluffy.
(
Anjing kecil itu berbulu tebal.)

Keterangan:

Fluffy (predicate adjective) menerangkan subjek “puppy”.
3
These are yours.
(Ini milikmu.)

Keterangan:

Yours (predicate pronoun) menerangkan subjek “this”.
4
The ramen tasted delicious.
(
Ramen ini rasanya lezat.)

Keterangan:

Delicious (predicate adjective) menerangkan subjek “ramen”.
5
My favorite activities are skiing and traveling.
(Aktivitas favoritku adalah
bermain ski dan jalan-jalan.)

Keterangan:

Skiingtraveling (gerund) menerangkan subjek “activities”.
6
His goal is to win the olympic.
(
Tujuannya adalah menang di perlombaan.)

Keterangan:

To win the olympic (infinitive) menerangkan subjek (goal).

B.     Verb Complement

Verb complement adalah direct object (DO) atau direct object (DO) dan indirect object (IO) dari suatu verb. Objek-objek tersebut dapat berupa nounpronoun, atau konstruksi lain yang berakting seperti noun, seperti: gerundinfinitive, dan noun clause.

Contoh Verb Complement

Keterangan:

·         indirect object = italic
·         direct object = bold
Contoh Kalimat Verb Complement
Direct Object
Indirect Object
My new office paid me ten million rupiah.
(
Kantor baruku menggajiku sepuluh juta rupiah.)
noun phrase
pronoun
I love cycling.
(Aku suka sepedahan.)
gerund
She wanted to go.
(Dia ingin pergi.)
infinitive
He discovered that creating a website is quite easy.
(Dia mendapati bahwa membuat sebuah website cukup mudah.)
noun clause

C.     Object Complement

Object complement adalah nounpronounadjective atau konstruksi lain yang berakting seperti noun atau adjective yang berfungsi mendeskripsikan atau merujuk kepada direct object. Hanya transitive verb yang dapat memiliki object complement. Selain menerangkan object of verb, objek ini juga dapat mengikuti object of preposition.

Contoh Object Complement

Keterangan:

·         direct object = bold
·         object complement = italic
No
Contoh Kalimat Subject Complement
1
My father called my mom beautiful to make her flattered.
(
Ayahku memanggil ibuku cantik agar ibu tersipu.)

Keterangan:

·         Her (pronoun) merupakan direct object dari verb “make”
·         Flattered (adjective) merupakan object complement dari her
2
I found the question easy.
(Aku merasa bahwa pertanyaan itu mudah.)

Keterangan:

Easy (adjective) adalah object complement dari question.
3
Nobody called him trustworthy.
(Tak seorangpun
menganggapnya dapat dipercaya.)

Keterangan:

Trustworthy (adjective) adalah object complement dari him.

4.      Modifier
Modifier adalah kata, phrase, atau clause yang berfungsi sebagai adjective atau adverb yang menerangkan kata atau kelompok kata lain.

A.    Sebagai Adjective dan Adverb

Ketika berfungsi sebagai adjective (dapat berupa simple adjectiveadjective phraseadjective clauseparticiple, atau infinitive), modifiermenerangkan noun. Sedangkan ketika berfungsi sebagai adverb (dapat berupa simple adverb, adverb phraseadverb clauseprepositional phraseinfinitive), kata ini menerangkan verb,adjective, atau adverb lain.

Contoh Modifier sebagai Adjective dan Adverb:

Konstruksi
Contoh Kalimat Modifier
My mother found the gift hidden under my bed.

Keterangan:

Participial phrase (hidden under my bed) berfungsi sebagai adjective yang menerangkan gift (noun). Keseluruhan “the gift hidden under my bed” adalah noun phrase.
Adverb Phrase
She sings so awfully.
(Dia
nyanyinya jelek.)

Keterangan:

Adverb phrase menerangkan sings (verb). Adapun adverb phrase dapat berupa adverb+qualifier, prepositional phrase, atau infinitive phrase.
Adjective Clause
The book that he has read is very interesting.
(Buku yang dia telah baca sangat menarik.)

Keterangan:

Adjective clause menerangkan the book (noun).
Adverb Clause
When you went to the grocery, he came.
(Ketika kamu pergi ke toko bahan makanan, dia datang.)

Keterangan:

Adverb clause menjawab pertanyaan: “When did he come?”

Modifier Placement Problems

Masalah-masalah placement (penempatan) pada modifier antara lain sebagai berikut.
Penjelasan
Contoh Kalimat Modifier
Dangling modifier ditempatkan pada suatu
kalimat namun tidak menerangkan suatu bagian yang muncul setelahnya.
After eating on the street, her stomach usually hurts.
(Setelah makan di jalanan, perutnya biasanya sakit.)
[Siapa yang makan di jalanan?perutnya?]
Misplaced modifier menempati posisi yang salah di dalam suatu kalimat.
I stored the fresh milk to my friend in the bottle.
(Saya menyimpan susu segar untuk “teman saya di dalam botol”.)
Squinting modifier diletakkan diantara dua kata, phrase, atau clause, dimana dia dapat menerangkan salah satu dari keduanya sehingga kalimat menjadi ambigu.
He told yesterday he changed the oil in his car.
(Dia mengatakan kemarin dia mengganti oli mobilnya.)
[mengatakan kemarin atau mengganti oli-nya yang kemarin?]

References:

1.       Modifier. http://grammar.about.com/od/mo/g/modterm.htm. Accessed on February 12, 2013.
2.       Modifiers. http://www.meredith.edu/grammar/modifier.htm. Accessed on February 12, 2013.
3.       Modifier Placement. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/modifiers.htm. Accessed on January 31, 2013.
4.       Dangling Modifiers and How To Correct Them. http://owl.english.purdue.edu/owl/resource/597/1/. Accessed on January 31, 2013.
5.       Usage – Modifier problems. http://www.towson.edu/ows/dangmod.htm. Accessed on January 31, 2013.


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Visitors

Labels

Music

- Copyright © 2013 Danu Satria -Metrominimalist- Powered by Danu Satria - Designed by Johanes Djogan -